Sabtu, 23 Juli 2011

L I R I H

......

iya-iya saya tahu, saya tak perlu menangis kan?

salah ?

saya sudah tahu, bahwa selama ini dia lupa janjinya pada Tuhan !
saya sudah bilang, bahwa selama ini dia lupa pesan Tuhan ; untuk melindungi saya !

tetap salah ?
Hhhh... terima kasih untuk semua. Capailah saja kebahagiaan materimu...
-sukses dan bahagia-

Lantas, Pantaskah ?

kalau kau tanyakan rendahnya hidupku
kembali kerumahmu dan tanyakan keluargamu
tak perlu kau memerahmawarkan suasana ini
dari dulu darah kita sama merah, hingga kini
: lantas, pantaskah ?


seingatku,
dulu kita pernah sama-sama berjuang untuk keluarga
sama-sama susah, sama-sama bertahan dan berjuang dari titik terendah, hingga kini
: lantas, pantaskah?

Interupsi Tuhan..
: lantas, pantaskah lagi saya menginterupsi pada Tuhan untuk meminta keadilan ?

...
sementara kau yang mungkin mulai bosan bertahan dengan kondisiku yang tak berkecukupan seperti dia ? 'gadis' pilihanmu..

atau..
mungkin, selama ini saya yang memang tak baik untukmu dan keluargamu?
saya yang tak mampu menopang semua kesusahanmu ketika kau mulai terjatuh.

Kurangkah ini ? Masih tidak cukupkah ini ?

Interupsi Tuhan..
Ini perkara kami
yang hina karena tak berharta dan berjabatan
kau tak perlu minta maaf atau mengelak saat diinterogasi
menunduk ataupun menengadah = sama
tak ada doa yang bersaksi
ini perkara kami, dengan-NYA
: Interupsi Tuhan.

Rabu, 20 Juli 2011

Was

Setelah kau pergi
aku mulai menulis benci,
dan aku tak bisa

-tangisyangterabaikan, 00:55-

berteman 'dinding'

..hanya ada aku..
Diruang Gelap berukuran persegi panjang  kecil; Gelap, Sepi, Teduh. Ruang tempat peristirahatan ku setiap kali pulang dan tak berkawan.

..Hanya ada aku..
Diruang sempit nan kumuh ini. Ruang yang hanya ada dinding bercatkan warna pink dan kosong.
'dinding'  temanku berkeluh kesah, temanku bercerita dan menangis. 'dinding' ini yang mampu mengerti sampai saat ini. yang mampu berkeluh kesah dan menangis. :-'(

-Hanya ada aku yang ditemani dinding-
menangis lagi, tersedu lagi.

Selasa, 19 Juli 2011

Aku ingin melihatmu,,

Dan kurasakan kau 
Saat garis cakrawala menyatu dengan perut bumi
aku ingin melihatmu, ::diatas segalanya


( =.=' rindu candamu, 

rindu jalan-jalan kita, 

dan merindumu dalam sujudku pada-Nya...)

Minggu, 17 Juli 2011

..unwell..

Masih ? yaa masih Tuhan..
Masih sangat ! dan Engkau tahu itu. Meski bibir ini masih saja mengingkari hati, kembang kempis senyum yang dengan sekuat tenaga menutupi sendu. Dan dengan lantangnya mengatakan : bahwa saya bisa TEGAR ! bahwa saya akan baik - baik saja.Dan 'Engkau' tahu itu Wahai Tuhanku..

Unwell..
ini kondisi yang sungguh sangat tak baik untukku ! tapi, baikkah saya MENGELUH ? sementara aku tahu Engkau benci pada hamba yang suka mengeluh !
Dan pantaskah  saya menghakimi diri sendiri? sementara tiada yang lebih berkuasa selain Engkau wahai Rabbku..

Dan kali ini.. Masalalu itu kembali mengoyahkan Akal sehatku.
Kemarin beku.. Kemarin benci.. Kemarin biasa saja..
kemarin dan kemarin dan kemarin dan kemarin.. kemarin.. kemarin tak serapuh ini Tuhan ! Engkau tahu itu..

..Tuhanku yang Maha Baik..
Hanya Engkau yang mampu membolak - balikkan hati manusia
'KAU' tahu apa yang kurasakan, 'KAU' tahu sakitku, 'KAU' tahu rapuhku
dekap aku Tuhanku, meski tak erat. Dekapan yang kesekian kalinya ! tolong..
luruskan niatku jika salah

Baiklah..
Ampuni Aku..
Ampuni Aku yang menginginkan hal 'luarbiasa' padahal ibadahku biasa saja
Ampuni Aku Wahai Tuhanku..

Aku pasrah sekarang..
pada-Mu kukembalikan semuanya.. 

WAHAI TUHANKU, MAHA PEMBOLAK - BALIK HATI
tolong...

=.='

.

Kamis, 07 Juli 2011

Tanya Mengapa ?

...
lalu kau tanya mengapa?
akupun tak tahu, karena semua berjalan begitu saja..

...
lalu kau tanya mengapa?
entahlah..
hatiku perlahan membeku, mengeras dan hampir mati rasa. karena semua berjalan seiring sakitku yang tak terobati..

...
lalu kau tanya mengapa?
padahal kaupun tahu jawabnya ! that's enough..

dan nanti..
hingga kelak..
kau kembali tdk dgn tanya itu, tpi dgn simpul jawabmu sendiri..

Hhh..
dan ternyata waktupun lelah..
hingga turut membawaku jua..

(dalam sujud sambil hati, sambil jiwa penuh doa.. penuh harap.
Semoga saja kelak Tuhan megirimkan ' malaikat hati' ). :-'(